gejala penyakit diare

Mengenal Langkah Pencegahan Diare Menurut WHO

Musim hujan memang menjadi saat yang paling rentan bagi tubuh terhadap serangan penyakit, mengingat kondisi lingkungan yang selalu lembab menyebabkan berbagai jenis kuman mudah dalam berkembang biak bahkan untuk menjangkiti manusia yang daya tahan tubuhnya relatif menipis. Salah satunya adalah penyakit diare, beberapa orang mungkin menganggapnya sederhana, namun sudah banyak kasus penyakit ini yang berujung pada kematian, bahkan badan kesehatan dunia sendiri hingga membuat himbauan bagaimana pencegahan diare menurut WHO. Saking banyaknya ka susu serupa dialami oleh warga di berbagai penjuru dunia.

Lalu apa saja sebenarnya cara pencegahan penyakit diare menurut WHO ini, sebenarnya tak terlalu berbeda dengan himbauan yang sudah sering Anda, dengar, diantaranya adalah:

  1.  Usahakan selalu mencuci tangan setelah dan sebelum melakukan sesuatu menggunakan sabun, cuci tangan dengan air mengalir saja memang cukup untuk membuat tangan kamu nampak bersih, namun tidak dengan membunuh kuman yang ada di dalamnya, untuk itu selalu usahakan mencuci tangan menggunakan sabun, akan jauh lebih baik produknya adalah sabun kesehatan seperti Lifebuoy.
  2. Konsumsi air matang, atau paling tidak bukan sembarangan air kamu minum, mengingat meskipun terlihat bersih, namun pada kenyataannya ada banyak kuman yang hidup di dalamnya, salah satu angka kematian tersebar karena diare yang disebabkan oleh konsumsi air mentah ini adalah pada saat Indonesia berada dalam masa penjajahan kolonial Belanda zaman dahulu.
  3. Perhatikan kebersihan makanan yang masuk ke dalam tubuh, untuk itu bagi para ibu sendiri jauh lebih baik membawakan bekal yang sudah terjamin kebersihan dan nilai gizinya dibandingkan membuat anak jajan sembarangan di luar.
  4. Kebersihan lingkungan juga harus dijaga, apalagi bagi daerah yang terkena banjir, pasca bencana alam yang satu ini terkadang penyakit diare sangat rentan menjangkiti.

Terapkan langkah pencegahan diare menurut WHO tersebut mulai sekarang juga, salah satu penyebab angka kematian ter besar penyakit yang satu ini adalah kekurangtahuan mengenai langkah pertolongan pertama sehingga banyak pasien yang mengalami dehidrasi parah.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *