Lemon Balm

Mengenal Lemon Balm

Tentu kita sudah biasa menikmati segelas lemon tea, tapi pernahkan Anda mendengar lemon balm tea sebelumnya? Lemon balm (Melissa officinalis) masuk dalam anggota keluarga mint (Lamiacea). Melissa, nama Latin genus filum melisso, yang berarti “lebah madu”, karena merupakan bunga favorit lebah. Nama spesies officinalis memililiki arti bahwa bunga ini telah lama diakui menjadi tumbuhan herbal untuk pengobatan. Lemon balm tea paling nikmat disuguhkan ketika masih segar, bukan yang sudah dikeringkan.

Aroma wangi lemon teh herbal ini menyegarkan dan menenangkan sistem saraf. Selain menyajikannya sebagai lemon tea, daunnya dapat dicincang menjadi toner pembersih wajah dan losion kecantikan kulit wajah dan juga untuk dimakan. Anda dapat menambahkannya pada salad, membuatnya menjadi bumbu-bumbu, jeli, puding atau cuka. Lemon balm yang serba guna ini juga pernah dimanfaatkan menjadi pembersih lantai dan sabun mandi.

Bahkan pada jaman dahulu ketika pengaruh sihir masih kuat, lemon balm dikeringkan dan dibakar sebagai dupa untuk menarik cinta dan memberikan perlindungan dari energi negatif, seperti ketika tanaman ini ditanam di kebun akan mengusir banyak hama. Lemon balm berasal dari Eropa, tumbuh di hutan terbuka. Bunga ini dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari yang terik dan air penyiraman yang cukup. Lebah sangat menyukai bunga ini, maka jika Anda datang ke perkebunannya Anda akan menemui banyak lebah yang sedang membuahi putik bunganya.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *