Warna Pink dan Ungu

Tidak sedikit mainan yang biasanya menjadi permainan anak perempuan, seperti peralatan masak-masakan,Barbie, ataupun alat tulis memiliki warna bernuansa pink dan ungu. Bukan berarti mainan perempuan hanya berkisar di warna itu saja, banyak juga warna lain digunakan dalam mainan anak perempuan, dari biru, hijau, kuning, sampai hitam. Namun jika dilihat secara keseluruhan,mayoritas warna mainan anak perempuan berkisar pada gradasi warna pink dan ungu.

Maka dari itu kedua warna ini identik dengan kesan femininnya. Sehingga muncul stereotype bahwa laki-laki tidak seharusnya menyukai warna pink dan ungu. Jika ada laki-laki yang menyukai warna tersebut mereka akan dianggap memiliki sisi feminin dan diarahkan untuk menyukai warna lain. Padahal sebenarnya hal itu bukanlah patokan untuk menentukan kepribadian anak terhadap gendernya.

Sekarang, warna pink dan ungu, seiring perkembangan zaman tak lagi melulu dikaitkan dengan sisi keperempuanan. Tak sedikit lelaki yang menggunakan aksesoris atau pakaian,atau warna pada gadget dan perangkat otomotifnya berwarna pink dan ungu. Dan hal tersebut lumrah saja. Beberapa malah memberikan warna mainan pink dan ungu pada mainan yang bersifat maskulin seperti mobil atau motor mainan. Dengan begitu, anak akan belajar tidak menilai seseorang dan mengolok-olok temannya hanya karena misalnya teman laki-lakinya menyukai warna yang identik dengan warna feminin seperti pink dan ungu yang banyak terdapat dalam mainan yang biasa menjadi permainan anak perempuan.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *